21.mau joging..?

1 Jun 2009

romo mamiek

romo mamiek

Sejak pensiun tahun 1992 aku kembali ke habitat semula, berkumpul bersama keluarga besar Tentara Pelajar, setiap hari kerjanya Cuma kongko-kongko, ubyang-ubyung ngalor ngidul tidak jelas juntrungannya, lama-kelamaan bosan juga, dan banyak nganggurnya. Untuk membunuh kejenuhan aku berpikir keras apa yang harus kulakukan.

Secara kebetulan aku bertemu teman seperjuangan dari jogja, ia juga lagi nganggur terus mengajak masuk ke Paguyuban Wehrkreis III Jogja, yang akhirnya diterima dan kemudian aku memangku salah satu jabatan sebagai pengurus hingga kini, paguyuban tersebut mengurusi anggota-anggotanya bekas pejuang dimasa pendudukan Belanda saat clash ke II di Jogja, yang bergerak dibidang sosial antara lain mencari, mengusahakan dan menyalurkan beasiswa bagi keluarga dan keturunannya, misalnya memberi beasiswa seperti Supersemar bagi mahasiswa yang berprestasi, dan beasiswa G.N.OTA bagi pelajar SD yang tidak mampu; menyantuni para warakawuri; memberi THR Lebaran dan Natal kepada para anggotanya setiap tahun. Selain itu, paguyuban juga memberi bantuan tambahan modal usaha bagi anggotanya di daerah yang memerlukannya.

Tidak hanya aktif di paguyuban, aku juga berkecimpung di organisasi lain, yaitu Legiun Veteran, DHD Angkatan 45, Wiratama. Keluarga besar Tentara Pelajar juga mempunyai yayasan yang bergerak dibidang pendidikan dengan nama Yayasan 17, aku terlibat aktif dalam organisasi tersebut. Memang kegiatan-kegiatan itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan profesiku sebelumnya, tetapi cukup menyenangkan, mengesankan dan mengasyikkan.

Dalam Usia senja, aku tidak merasa kesepian dan kesendirian, rasanya tiada hari tanpa kesibukan, aku selalu larut dalam kegiatan-kegiatan organisasi tersebut baik dilapangan maupun dimana saja, aku merasa bahagia dan hepi-hepi dengan apa yang aku lakoni selama ini. Setiap bulan 2 kali secara rutin berkumpul dengan sesame ex tentara pelajar yang sudah sepuh-sepuh tetapi beda kesatuan, saling bernostalgia, nyanyi-nyanyi, tukar pengalaman tentang berbagai penyakit

Secara berkala 2 bulan sekali anjangsana sesama alumni dari Jepang. Berkumpul ditempat yang berbeda, ngobrol me-ngenang masa belajar saat menetap di Jepang selama 5 tahun.

Untuk menjaga kebugaran dan stamina, setiap pagi Joging paling tidak 1 jam seharinya, tiada hari pagi tanpa jalan kaki itu semboyanku. Ini anugrah Tuhan yang aku syukuri dalam masa Pensiun.(romo Mamiek Katamsi)

romo Mamiek adalah suami dari RA.Kuswandiyah (putri RM Suwandi cucu GPH Puger)


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive